Senin, 17 Maret 2014

Hujanku dan ceritamu

Hujan.. mungkin hanya tetesan-tetesan air yang terkesan penakut. Memang kenapa? Iyalah, mereka beraninya datang keroyokan, coba sendiri-sendiri, pasti dibilang mau berangkat arisan. Banyak cerita kalau kita membicarakan hujan. 

Mulai dari masa kecil, mengenal sakit pertama melalui hujan; kena marah juga pada masa kecil kalau ketahuan hujan-hujanan; masa remaja, mengenal sial kalau sudah hujan pas pulang sekolah, antara gak bisa main atau mau diam-diam kabur dari rumah; sok-sok an galau pas hujan dan dengerin lagu (yang katanya) lagu galau padahal gak tau apa yang digalauin; pas dewasa, acara ngapel malem minggu bakal bubar kalo sudah hujan deras; tugas berantakan kalo besok harus dikumpul dan malam ini harus segera di-print ke rental

Itu beberapa cerita yang kita punya bersama hujan, masih ada beribu cerita yang bisa kita dengarkan dari mulut setiap orang mengenai hujan. Semoga hujan selalu memberikan senyuman buat kita bukan tangisan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar